Tuesday, 13 September 2016

EstafetFF [13] : Kembar


Kata kunci : Kembar
oleh Petronella Putri

 “Sayang, ini kembaranku.” Maya berujar. Kekasihku itu ternyata punya kembaran yang tak kalah cantik dari dirinya, sama-sama tinggi, langsing, dan menawan.

Aku menjabat tangan Mala, lalu kami pamit hendak makan malam di luar. Berbulan-bulan aku memikirkan perempuan itu. Dari ponsel Maya, kucuri nomornya, dan kami sempat saling melemparkan pesan mesra beberapa kali. Entah mengapa, ia bisa membuatku berhenti memikirkan Maya belakangan ini.

“Heh! Ngelamun apa, sih? Tuh, acaranya udah selesai. Yuk, pulang!” Rizki membuyarkan lamunanku. Kami melangkah ke luar restoran bersama iringan penonton lain. Di luar, kulihat orang-orang berpose ria bersama beberapa ‘artis’ yang baru saja tampil di atas panggung.

“Hai, iya, terima kasih.” Kudengar suara itu dengan jelas –suara Mala. Mata kami segera beradu tatap, sama-sama kaget. Kali ini gaun yang dikenakannya memiliki belahan rendah, membuatnya tampak seksi –sebenarnya, lebih baik tanpa bulu dada.

“Seru, kan, Cabaret Show-nya?!” Rizki tertawa.

Seketika aku teringat Maya, kembarannya.

***

1 comment:

Followers

Socialize

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *